Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Prediksi puncak penyebaran corona saat lebaran,warga dilarang silaturahmi lebaran

sobatlima.com || Prediksi puncak penyebaran corona saat lebaran,warga dilarang silaturahmi lebaran || Portal Temanggung

Gugus tugas percepatan penanganan Covid19 kab. Temanggung melalui juru bicaranya Gotri Wijayanto memberikan himbauan dan larangan kepada masyarakat khususnya warga kab. Temanggung terkait penularan virus korona yang semakin merajalela 14 Mei 2020 kemarin. Hingga saat ini perkembangan vitus corona telah mencapai angka yang cukup mengkhawatirkan, 49 orang positif covid19 walaupun angka sembuh sudah di angka 12 orang.dan pekan ini gugus tugas Kabupaten Temanggung juga telah berhasil melakukan tracking dan didapati lebih dari 80 orang yang reaktif. ( sumber : kawal covid19 temanggung) .Sehingga diperkirakan dalam sepekan atau dua pekan ke depan akan terjadi lonjakan besar kasus covid 19 di Kabupaten Temanggung. Untuk itu Gugus tugas covid 19 Kabupaten Temanggung menerapkan beberapa larangan berkaitan dengan perayaan idul fitri 1441 Hijriyah ini yang semakin dekat.Larangan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Temanggung yang semakin mengkhawatirkan.



Himbauan shalat Ied dirumah

Yang pertama adalah agar seluruh masyarakat di Temanggung tidak melakukan salat Ied berjamaah di Masjid maupun di lapangan pada saat hari raya nanti. Jadi bisa dilakukan dirumah saja. Selain itu memang sudah dianjurkan juga agar tidak menggelar shalat tarawih berjamaah.

Larangan takbir keliling

Kegiatan takbir keliling pada malam hari raya juga dilarang untuk dilakukan. Kita tahu tradisi ini sudah sangat rutin dilakukan, namun untuk dalam kondisi saat ini memang penyebaran virus dikhawatirkan terjadi karena akan banyak mengumpulkan massa.

Tidak bersilaturahmi lebaran

Larangan ketiga adalah masyarakat diminta untuk tidak melakukan silaturahmi lebaran ke saudara atau yang lain, penyelenggaraan acara halal bihalal dan semua acara yang mengundang kerumunan massa.


Gugus tugas bekerja sama dengan Polres Temanggung akan melakukan operasi patroli dan penegakan disiplin ke desa-desa untuk memastikan larangan ini ditaati oleh seluruh warga masyarakat untuk tidak keluar masuk selama masa lebaran nanti. Selain itu masyarakat juga dihimbau untuk tidak berbelanja kue lebaran dll,juga baju baru.
Hal ini bukan tanpa alasan, karena memang kita diharuskan untuk social distancing.

Jubir gugus tugas percepatan penanganan covid19 Gotri wijayanto juga menghimbau masyarakat untuk bisa berhemat dan juga tidak beraktifitas keluar masuk desa karena diperkirakan puncak penyebaran covid 19 ini diprediksi ada pada masa lebaran kali ini.

Oleh karena itu gugus tugas di desa-desa juga dihimbau untuk menerapkan pembatasan pergerakan masyarakat selama lebaran ini, dan juga melakukan siskamling untuk keamanan wilayah masing masing

Jadi mari kita taati dan patuhi himbauan pemerintah dan juga tetap waspada,selalu memakai masker saat keluar rumah,rajin cuci tangan dan menjaga kesehatan. 

Posting Komentar untuk "Prediksi puncak penyebaran corona saat lebaran,warga dilarang silaturahmi lebaran "