Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara pindah tarif listrik R1 ke B1 Bisnis secara online

sobatlima.com || Cara pindah tarif listri R1 ke B1 online || Rumah Tangga atau rumah pribadi yang juga digunakan untuk tempat usaha, UMKM,warung atau toko dll dengan daya R1 disarankan untuk pindah ke tarif bisnis atau B1 agar mendapatkan tarif yang lebih murah.

cara migrasi tarif listrik dari r1 ke b1,cara merubah tarif listrik r1m ke r1,cara migrasi listrik r1m ke r1,syarat pasang listrik bisnis,prosedur mengganti listrik rumah tangga menjadi listrik bisnis,syarat merubah tarif listrik ke bisnis,perbedaan tarif listrik r1 dan r1m,tarif listrik b1 2020

Salah satu alasan kenapa listrik untuk usaha kecil lebih murah karena sektor ini produktif dan juga memberikan  lapangan kerja. Berikut daya tarif B1 yang bisa kita pilih :

B1- 0 s.d 450 VA
B1-451 s.d 900 VA
B1-901 s.d 1300 VA
B1-1301 s.d 2200 VA
B1-1301 s.d 5500VA
B1-5501 s.d 200000 VA dst.

( sumber pln.co.id data: april 2020 )

Untuk tarif listrik B1 baik prabayar/pascabayar :

Sumber : pln.co.id

Cara Migrasi Tarif Listrik B1

Sebelum memulai permohonan untuk pengguna listrik token paling tidak harus di isi pulsa 200-300 ribu rupiah. Karena dalam masa permohonan akan ada jeda waktu dimana saat itu tidak bisa diisi token atau pulsa sampai permohonan ditanggapi oleh pihak PLN. Sedangkan untuk pelanggan bulanan tidak perlu karena akan tetap menyala sampai proses migrasi selesai.

Ada beberapa data pribadi yang akan kita input saat mengajukan permohonan secara online. Jadi sebelumnya kita siapkan saja dulu. Data yang perlu dipersiapkan untuk permohonan adalah :
Nomor ID Pelanggan atau No Meter PLN (ada pada stiker meteran listrik prabayar)

Nomor KTP yang berlaku

NPWP ( jika ada)

SIUP ( Surat ijin usaha )/ SKU ( Surat Keterangan Usaha)

Nomor telepon/HP

Alamat email yang valid

Selanjutnya untuk permohonan secara online bisa kunjungi pln.co.id atau bisa menggunakan aplikasi PLN Mobile android. Berikut ini caranya :

Step by step


1. Kunjungi laman pln.co.id atau melalui PLN Mobile. Perubahan daya / migrasi online PLN.

2. Baca syarat dan ketentuan.Klik "SETUJU " pada syarat & ketentuan. Lalu " OK".


4. Pilih " IDPEL " (ID pelanggan) atau Nomor Meter

Untuk lebih mudah dan cepat gunakan nomor meter. Nomor meter ada pada meteran,biasanya dalam bentuk stiker dengan barcode. Masukan ke kolom klik "CARI"  Nantinya secara otomatis data pelanggan akan tampil.

5. Lengkapi Data Pemohon

Data yang tampil biasanya kurang lengkap,jadi silahkan lengkapi saja. No KTP, alamat email. Pastikan email ditulis dengan benar karena instruksi selanjutnya dikirimkan lewat email. Dan isi semua bidang yang kosong sesuai data diri

6. Isi kolom Migrasi

Langkah selanjutnya adalah lengkapi migrasi ke golongan daya/tarif sesuai yang di inginkan. Dan juga usaha apa yang sedang dijalankan.

PILIH PRODUK LAYANAN : PRABAYAR (PREPAID)
PERUNTUKAN : BISNIS
KEPERLUAN : Sesuaikan bidang bisnis
DAYA : Sesuaikan kebutuhan (450VA, 900VA, 1300VA, 2200VA, 3500VA, 5500VA)
TOKEN PERDANA : isi saja 20.000 keatas.
MIGRASI DAYA  b1 1300

Jangan lupa pada kolom keperluan, pilih saja sesuai usaha yang kita miliki.

7. Klik "HITUNG BIAYA" dan selesaikan

Setelah klik " HITUNG BIAYA" maka akan tampil berapa biaya migrasi yang diperlukan. Kemudian baca pernyataaan dan " SETUJUI"

8. Buka Email

Setelah permohonan selesai,maka PLN akan mengirimkan email. Ada 2 email yang kita terima,yang pertama adalah administrasi diproses dan yang kedua intruksi berikut kode pembayaran.
Dengan kode tersebut,kita bisa bayar lewat kantor pos,bank dll. Lalu kita tunggu perugas datang untuk melakukan survey. Dan perlu diingat bahwa permohonan bisa diterima atau tidak. Saat survey siapkan juga dokumen asli jika sewaktu-waktu pihak PLN menanyakan.MCB akan diganti jika daya VA berubah ( misal 900VA ke 1300VA).

CEK PERMOHONAN

Pemohon akan diberitahu lewat email,namun bisa mengecek setiap saat di pln.co.id atau akses ke PLN mobile pada menu " CEK STATUS PERMOHONAN" dengan memasukkan ID PELANGGAN. Jika tempat usaha sobat belum memiliki SIUP, bisa menggunakan SKU yang bisa diperoleh dari kelurahan atau kecamatan

Demikian artikel cara pindah tarif R1 ke B1 untuk usaha. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Cara pindah tarif listrik R1 ke B1 Bisnis secara online"