Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tiga Tips sukses menghadapi wawancara kerja/ job interview2

sobatlima.com || Tips menghadapi wawancara/interview pekerjaan || Sobat Info

Halo sobat semua,semoga selalu sehat dan tidak lupa untuk bahagia. Pada kesempatan ini saya akan bahas mengenai tiga kategori penilaian yang umum pada saat interview  HRD sebagai persiapan jika sobat akan menghadapi interview alias wawancara kerja agar sobat bisa diterima  bekerja dan mendapat nilai plus di mata HRD. Secara umum,seorang HRD akan menilai sobat dari berbagai aspek. Yang paling umum diantaranya ada 3. Dan biasanya 3 hal ini yang pertama kali dinilai oleh HRD. Silahkan disimak dan semoga bermanfaat.

tips job interview,tips lolos wawancara kerja,tips lolos wawancara kerja bahasa inggris,cara menghadapi HRD,


1.PENAMPILAN


Yang pertama itu adalah penampilan, ketika temen-temen masuk ke ruangan interview seorang HRDakan memperhatikan penampilan kita dari rambut sampai kaki.Potongan rambutnya rapi atau tidak?, tindik atau tato  ,  bajunya rapi atau tidak, formal atau tidak? dan lain sebagainya. Semua itu akan dinilai oleh HRD, apabila sobat di sini  datang dengan baju yang lusuh atau baju yang belum disetrika plus mungkin bau badan, juga otomatis ini sudah jadi pilihan yang minus di mata HRD.

2.SIKAP

Yang kedua adalah sikap terutama saat berhadapan langsung dengan HRD,     sikap-sikap ini ada tiga tahapan yang pertama sikap sebelum sobat masuk ke ruang interview, sikap ketika sobat sebelum interview, dan sikap ketika sobat sedang di interview.
Interview kadang-kadang menjadi sebuah kerugian ketika sobat mendapatkan nilai minus hanya karena masalah sepele, salah satunya sobat itu suka nyelonong masuk tanpa ketok pintu, tanpa salaman tiba-tiba langsung duduk pada belum dipersilahkan duduk. Hal ini sering terjadi,atau pernah ada yang mengalami karena saking groginya atau mungkin karena saking senengnya. Bisa juga HRD mengetes sobat dengan memang sengaja mebiarkan pintu terbuka. Apapun alasannya ketika sobat mau masuk ke dalam ruang interview ,biasakan untuk mengetuk pintu, lalu saat sobat melangkah masuk biasa kan kalau misalnya HRD tidak mengajak sobat salaman, sobat harus inisiatif untuk mengulurkan tangan.
"Permisi Pak selamat siang dengan saya ....."
 Biasakan perkenalkan diri sobat ketika bersalaman dengan HRD dan sebelum di persilahkan untuk duduk, Jangan duduk dulu, kalau misalnya etidak disuruh-suruh gimana Pak???
 Disini kuncinya,sobat harus punya inisiatif, inisiatif untuk apa?? untuk bertanya pada HRD " Apakah saya boleh duduk " ......"Silakan duduk" baru sobat duduk.
Selanjutnya yaitu sikap ketika sebelum interview dan pas sedang interview. Suatu hal  yang sering muncul itu biasanya kalau sudah menjawab, sobat suka megang hidung, atau mungkin garuk-garuk kepala atau mungkin lihat kanan kiri atau naik ke atas. Nah kebanyakan, itu sikap-sikap yang diperhatikan oleh HRD. Apakah sobat siap atau tidak untuk datang ke interview, dan interview itu butuh persiapan. Bagaimanapun juga jangan disepelekan karena biasanya interview itu adalah bagian tersulit dari proses rekrutmen jadi harus dipersiapkan dengan baik.

 3. KETIKA DITANYA KELEMAHAN


Yang pertama tadi adalah penampilan yang baik yang kedua adalah sikap yang baik ,dan yang terakhir ini adalah pertanyaan yang mungkin sering muncul dalam interview yaitu tentang coba Sebutkan kelemahan Anda??
 Kalau sobat perhatikan mayoritas orang itu menjawab pertanyaan ini dengan kelemahan yang sifatnya psychologist ada yang bilang dia cepat marah ,ada yang bilang dia sensitif ,ada yang dia bilang mudah mengantuk, ada yang dia bilang apa lagi ya...? beberapa contoh tadi adalah jawaban dari kelemahan yang sifat-sifatnya psikologi. Psikologi personal itu biasanya susah untuk di temukan solusinya ,bisanya yang sering kali disebutkan oleh pelamar itu berupa jawaban tadi. Sebenarnya tidak apa apa jika sobat menjawab dengan jawaban tersebut,namun sebaiknya,dibelakang jawaban tersebut diikuti dengan solusi agar HRD melihat sebuah kekuatan dibalik kelemahan. Misalnya sobat menjawab bahwa sobat pelupa maka ikuti saja dengan kalimat " Tapi saya biasanya membawa buku catatan untuk mengingatkan saya"
Nah  pertanyaannya , apabila HRD bertanya pada sobat misalnya buku catatannya mana? benar-benar di bawah atau tidak, di situ masalahnya. Kadang-kadang kita menjawab seperti itu tapi sebenarnya kita tidak seperti itu.  Nah itu sebenarnya kesalahannya. Karena memang semua jawaban diatas Itu  sifatnya psychologist maka memang sulit ditemukan solusinya. Jika sobat tidak bisa memberikan solusi  dari jawaban tentang kelemahan, maka alternatif lain carilah kelemahan yang sifatnya itu teknis, contoh misalnya  "saya belum fasih berbahasa Inggris saat ini bahasa Inggrisnya masih pasif, tapi Saat ini saya sedang belajar untuk memperbaiki keahlian bahasa Inggris saya" Nah itu kan terlihat lebih baik dibanding daripada teman bilang pemalu atau pemarah ,keras kepala , tidak  bisa bahasa Inggris kita perhalus dengan "keahlian bahasa Inggris kita masih pasif". Itu akan jauh lebih baik terdengar.
Jadi yang saya sarankan jika sobat ditanya tentang kelemahan, pertama adalah sobat ungkapkan kelemahan yang sifatnya teknis yang kedua beri solusi, beri solusi terhadap kelemahan tersebut. Karena sebenarnya dalam setiap pertanyaan interview itu sama. Dan sebenarnya bukan kelemahan yang ingin digali seorang HRD  tapi bagaimana caranya temen-temen bisa mengatasi masalah yang ada pada diri sobat sendiri. Kalau kelemahan sobat sendiri aja tidak bisa ditutup tutupi , Bagaimana caranya sobat mengatasi masalah yang nanti ada di pekerjaan. Jadi tidak sesederhana yang dibayangkan,kalau misalnya sobat bisa memberikan solusi dari setiap permasalahan dari sobat sendiri, otomatis kemungkinan besar ketika sobat bekerja solusi atas permasalahan di pekerjaan bisa diatasi. Sekarang  kembali ke pertanyaan kelemahan yang pasti ditanyakan setiap HRD.  Nah jika sobat mau bicara masalah kelemahan  tidak perlu mengungkapkan kelemahan yang bisa berakibat fatal terhadap pekerjaan sobat. Sebagai contoh sobat Ingin Melamar posisi administrasi , sobat jangan mengungkapkan kelemahan yang berhubungan dengan administrasi misalnya kurang teliti ,pelupa  atau tidak rapi,sementara kelemahan-kelemahan ini semuanya dibutuhkan untuk posisi administrasi  yang teliti karena nanti akan berhubungan dengan dokumen-dokumen penting. Contoh kedua jika sobat melamar dibidang administrasi misalnya menjawab kurang rapi, Karena yang namanya administrasi otomatis harus  bisa menata dokumen dengan baik yang harus rapi kalau temen-temen ungkapan kelemahan-kelemahan yang berakibat fatal kepada pekerjaan otomatis, sobat pasti gagal.

 Nah jadi  ada 3 trik untuk menjawab pertanyaan kelemahan ini yang pertama adalah sobat ungkapkan kelemahan yang sifatnya teknis ,yang kedua kasih solusinya yang ketiga Jangan bicarakan kelemahan yang dapat berakibat fatal terhadap pekerjaan yang sobat lamar.

Mungkin itu saja dulu tiga tips penting yang harus diperhatikan saat menghadapi interview pekerjaan. Untuk tips lainya jangan lupa klik berlangganan di kolom bagian bawah agar sobat bisa selalu mendapatkan update artikel lainnya .Terima kasih

Posting Komentar untuk "Tiga Tips sukses menghadapi wawancara kerja/ job interview2"