Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 cara menghemat listrik yang sering anda sepelekan


Listrik sudah menjadi kebutuhan dasar rumah tangga.Bayangkan jika rumah kita tidak terjangkau listrik.Atau kita merenunng sejenak membayangkan saudara saudara kita di Palu dan donggala yang baru saja terkena tsunami.Beberapa hari mereka merasakan hidup tanpa listrik.Bahkan untuk men charge hp harus antri ratusan orang.
Kita beruntung hidup di Indonesia dengan kekayaan alam melimpah dan kaya sumber energi .Salah satunya listrik,dari sabang sampai merauke sebagian besar sudah teraliri listrik.
Di indonesia rakyat bisa memilih berapa jumlah daya listrik yang diperlukan.Mulai dari 450 W,900 hingga untuk industri besar.Karena setiap kebutuhan rumah pasti berbeda.Semakin kecil daya yang dipakai tentu semakin sedikit biaya yang dikeluarkan.Lalu bagaimana cara mengatasi beban boaya listrik agar lebih hemat ? tentu kita harus mengurangi pemakaian alat listrik.Beberapa hal mungkin tidak bisa kita kurangi pemakaiannya seperti kulkas,lampu dll.Namun ada beberapa tips untuk bisa mengurangi beban listrik yang mungkin tidak anda sadari dan sering diabaikan.Inilah 5 tips menghemat listrik versi Sobat Lima

1.Pakai lampu CFl atau LED

Cara pertama penghematan listrik adalah mengurangi daya lampu.Lampu pijar melepaskan energi panas yang tentu saja menambah daya listrik lebih besar.Dengan mengganti lampu pijar dengan CFL (Compact fluoresence light) atau dengan LED kita akan melakukan penghematan besar.Jika dibandingkan dengan lampu pijar,kedua jenis bola lampu terbaru ini hanya menggunakan seperempat daya lebih kecil.Meskipun daya lebih kecil,namun pencahayaan bisa lebih terang dibanding lampu pijar.Apalagi bola lampu ini juga bisa diperbaiki jika rusak atau mati.

Namun khusus lampu CFL jika sudah tidak terpakai ,buang jauh dari rumah karena mengandung mercury.Mungkin lampu LED lebih mahal,tapi untuk jangka panjang akan terlihat hasilnya.Jadi tunggu apalagi...segera #gantilampu.

2.Mencabut alat elektronik tak terpakai

Seringkali kita tidak menyadari meskipun alat elektronik sudah dalam posisi off,bila steker masih tertancap maka aliran listrik akan terus mengalir dan terbuang sia-sia.Sebagai contoh Charger HP.Mungkin sobat seringkali meninggalkan Charge pada stop kontak setelah dipakai.Pegang jika sudah beberapa lama.Charger akan terasa panas.Hal itu karena aliran listrik terus mengalir dan menambah angka kwH.Mungkin jika sebentar tidak terlalu signifikan,tapi coba bayangkan jika satu bulan,atau satu tahun.Televisi,radio dlll juga seperti itu.Jadi langkah kedua penghematan listrik adalah mencabut alat elektronik yang tidak dipakai

3.Ganti dengan perangkat elektronik terbaru

Jika dulu perusahaan elektronik dalam memproduksi tidak mempertimbangkanboros tidaknya pemakaian listrik,sekarang malah sebaliknya.Mereka berlomba lomba menciptakan produk yang hemat listrik dan ramah lingkungan.Biasanya tingkat hemat tidaknya pemakaian listrik pada perangkat elektronik terbaru ditandai dengan label Energy star ataupun Energy save.
Televisi misalnya,kita bisa mengganti dengan model LCD atau LED.Memang lebih mahal jika dibanding TV tabung,tapi untuk jangka panjang tentu saja akan lebih murah.Jadi kita bisa memilih elektronik dengan label tersebut mana yang lebih hemat.

4.Beralih ke Pasca bayar (pulsa)

Ini mungkin masih bisa dianggap mitos karena dari PLN sendiri memberikan tarif yang sama dengan prabayar atau meteran.Jadi tarifnya tetap KwH.Penasaran,saya coba bandingkan antara meteran dengan pascabayar.Saya sendiri masih memakai prabayar dengan rata rata pengeluaran 50 ribuan (daya 450) lalu saya mencoba bertanya ke beberapa tetangga yang sudah beralih ke pascabayar dengan ddaya yang sama(450).Dan amazing..! meskipun pemakaian alat elektronik sama ataupun lebih banyak  ternyata mereka mengisi pulsa 50 ribu rata rata dalam waktu 1,5 bulan.Masih belum percaya saya coba searching di googl.Jawabanya sama kebanyakan menjawab lebih irit pascabayar.Entah diimana letak penghematanya tapi begitulah faktanya walaupun tarif dari PLN antara prabayar dan pasca bayar sama.

5.Instalasi listrik dengan kabel kawat tembaga

Kabel dengan ukuran komponen tembaga(kawat)  yang tepat besar juga pengaruhnya pada pemakaian listrik.Misalnya untuk daya 900 kebawah gunakan kabel dengan kawat tembaga 1,5-2mm.Jika terlalu kecil maka akan mengakibatkan energi panas yang tentu saja menambah Kwh listrik.Apalagii kabel serabut,bisa beresiko konsleting.Selain itu periksa juga secara berkala kebocoran listrik.Caranya perhatikan jika pemakaian tidak seperti biasanya(bayar lebih mahal dengan pemakaian biasanya).Gunakan alat yang bernama tangampere.Kebocoran listrik bisa diakibatkan karena pemasangan instalasi tidak sempurna,kabel terkelupas dll.Jadi dengan tangampere akan didapatkan  informasi arus dan tegangan yang bocor.
demikian 5 tips menghemat listrik yang mungkin belum anda ketahui.Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Posting Komentar untuk "5 cara menghemat listrik yang sering anda sepelekan"